Kesbangpol Linmas Umumkan Formasi Panwaslu Trenggalek

Category: BERITA Published on Tuesday, 31 May 2016 Written by Super User
View Comments

Trenggalek - Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol Linmas) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mengumumkan formasi keanggotaan panitia pengawasa pemilu di daerahnya yang mayoritas diisi oleh muka-muka lama.

"Sesuai dengan surat keputusan Bawaslu Jatim, ada tiga calon yang dinyatakan lolos 'fit and proper test' (uji kepatutan dan kelayakan), yaitu Andik Sofian, Abdul Haris Akbar, dan Undarwati. Dua orang di antaranya adalah anggota panswalu lama, sedangkan Abdul Haris ini orang baru," terang Kepala Kantor Kesbangpol Linmas Trenggalek, Budianto, Selasa.

Selain Undarwati dan Andik Sofyan, sebenarnya ada dua anggota panwaslu lama lainnya yang ikut proses penjaringan, yakni Wahyu Nador dan Sunarno. Namun, kedua orang yang disebut terakhir ini terpental pada uji kepatutan dan kelayakan tahap seleksi enam besar.

Budi menjelaskan, penetapan anggota panwaslu baru tersebut tertuang dalam keputusan Bawaslu Jatim nomor 038/Bawaslu-Prov/JTM/2012 tertanggal 3 Nopember 2012 bersama seluruh panwaslu kabupaten/kota se-Jawa Timur.

"Keputusan itu sudah final dan tidak dapat digangggu gugat, karena sudah melalui rapat pleno bawaslu provinsi, sedangkan kami dari kantor kesbangpol linmas hanya sebatas membantu mengumumkan saja," ujarnya.

Lanjut dia, seluruh anggota pengawas pemilihan umum tersebut hari ini dilakukan pelantikan di Surabaya, sekaligus mengikuti pembekalan selama tiga hari sampai dengan 8 November.

Budi menambahkan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan anggota paswalu yang telah dilantik untuk menginventarisir kebutuhan tenaga kesekretarian.

"Untuk langkah awal, nantinya anggota paswas ini akan kami ajak untuk menghadap Bapak Bupati, sekaligus membicarakan beberapa hal lainnya," jelasnya.

Sementara itu terkait kantor yang akan disiapkan untuk aktifitas panwaslu, Budi mengaku mengalami perubahan, dari rencana semula untuk memakai kantor yang lama diganti dengan dua pilihan lokasi lain.

"Untuk kantor lama tidak bisa dipakai. Namun kami memiliki beberapa pilihan, yang pertama di gedung depan SMPN I Trenggalek atau di bekas kantor pembantu bupati di Kecamatan Karangan," terangnya. (*)

Editor: Endang Sukarelawati

Hits: 1151